Arsip Kategori: Review

UMKM

Sebagai orang Indonesia tentu pemandangan dan aktivitas kita sehari-hari tak lepas dari berbagai layanan dan barang hasil kreasi pelaku UMKM. Dimulai dengan aktivitas pagi hari ketika sarapan kita mencari bubur atau kue-kue makanan ringan yang dijual UMKM, membeli kebutuhan pokok di warung dekat rumah, sampai menitipkan anak di playgroupterdekat yang juga adalah UMKM. Adapun di era digital saat ini, bahkan ada pula yang tidak memiliki toko serta hanya memasarkan produknya secara online, dan belum memiliki perizinan usaha. Pelaku usaha dengan karakteristik tersebut dapat ditemukan disekitar kita baik itu saudara, tetangga, teman atau kita sendiri. Dari namanya UMKM memang memiliki kepanjangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun jangan salah si kecil ini memiliki kontribusi yang sangat besar dan krusial bagi perekonomian kita secara makro.

Kementerian Koperasi dan UKM RI melaporkan bahwa secara jumlah unit, UMKM memiliki pangsa sekitar 99,99% (57,9 juta unit) dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia (2013), sementara usaha besar hanya sebanyak 0,01% atau sekitar 5000 unit. UMKM ini menyerap sekitar 104,6 juta tenaga kerja (88,9%), Usaha Kecil 5,57 juta (4,73%), dan Usaha Menengah 3,95 juta (3,36%); sementara Usaha Besar menyerap sekitar 3,54 juta jiwa. Artinya secara gabungan UMKM menyerap sekitar 97% tenaga kerja nasional, sementara Usaha Besar hanya menyerap sekitar 3�ri total tenaga kerja nasional!

Kriteria UMKM

Di Indonesia Undang-Undang yang mengatur tentang UMKM adalah UU No. 20/2008, dalam UU tersebut UMKM dijelaskan sebagai: “perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu.” Berikut kriteria kekayaan dan pendapatan di dalam UU tersebut.

Kriteria UMKM dan Usaha Besar Berdasarkan Aset dan Omzet

Sumber: UU No.20/2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Usaha kita dapat dikategorikan ke dalam Usaha Mikro apabila memiliki aset maksimal Rp 50 juta dan omzet maksimal Rp 300 juta per tahun atau sekitar Rp1.000.000 per hari (asumsi beroperasional aktif selama 300 hari/tahun); sementara batas atas omzet untuk Usaha Kecil adalah sekitar Rp8,3 juta per hari; dan batas atas omzet Usaha Menengah adalah sekitar Rp167juta per hari. Kini kita dapat menentukan sendiri apakah usaha yang kita jalankan termasuk dalam usaha skala mikro, kecil, atau menengah dengan merujuk pada kriteria UMKM di atas.

Target Tahun 2020

Halo gaes, pada kesempatan hari ini saya berkesempatan menceritakan target di tahun 2020 mari kita simak ceritanya. Setiap manusia pasti mempunyai rencana dan target yang harus dicapai entah itu dengan cara belajar lebih giat lagi bahkan dengan kerja keras, sebenarnya target dan pencapaian itu bisa kita raih dengan cara yang sederhana seperti datang tepat waktu, disiplin, rajin, dan kerja keras tanpa semua itu target dan pencapaian kita tidak akan terwujud.

Waktu saya diberikan tugas ini saya senang sekali karena saya akan menceritakan target saya di tahun 2020. Di tahun 2020 nanti saya masih dihadapkan dengan perkuliahan dan menginjak semester 5 dan semester 6 saya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk menghadapi perkuliahan tersebut. Selain itu saya mempunyai target untuk mengembangkan usaha kertas orang tua saya dirumah walaupun masih belum banyak berpengalaman di dunia industri tetapi dengan kuliah mengambil jurusan bisnis saya yakin pasti saya mampu mengembangkan usaha tersebut. Karena setiap “usaha tidak akan menghianati hasil”.

Sahabat

Sahabat bagaikan flora dan fauna dua kehidupan yang tak pernah terpisahkan, walaupun  sering bertengkar dan sering berdebat tetapi itu semua adalah bukti kasih sayang seorang sahabat. Sahabat juga seperti kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu maksutnya yang dulunya bukan apa-apa menjadi orang yang terpandang karena dorongan motivasi seorang sahabat.

Sahabat adalah orang yang selalu menyertai kita di dalam kehidupan. Ikatan sebuah persahabatan bahkan bisa lebih erat dibandingkan dengan pasangan hidup dilihat dari sudut pandang yang berbeda tentunya. Jadi saya mau menyampaikan  kata-kata buat sahabat yang selalu menemani di saat sedih, galau, gundah, dan merana “Orang lain boleh dating dan pergi sesuka hati, tetapi sahabat sejati selalu tetap di hati”

Kuliner Sidoarjo

Mungkin masih belum banyak yang familiar dengan makanan khas di objek wisata Sidoarjo dan Surabaya yang satu ini terutama bagi mereka yang tinggal di luar kawasan Jawa Timur. Penampilannya yang sekilas terlihat sedikit aneh bisa saja membuat sebagian orang merasa ragu untuk mencobanya. Tetapi sebenarnya makanan yang terbuat dari sejenis kerang kecil dan dihidangkan bersama irisan lontong, lento, serta disiram dengan kuah dari campuran petis, bawang putih, cabai, dan gula pasir ini memiliki cita rasa yang begitu menggoda dan bisa bikin ketagihan. Kuliner Sidoarjo ini terdapat di banyak warung. Tapi jika ingin mencari yang recommended untuk disinggahi