Generasi Muda

Generasi muda Indonesia adalah generasi yang akan menjadi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang unggul, seperti pada kutipan kalimat bung karno “ beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Nasib bangsa ini kedepannya ada ditangan mereka . apakah bangsa ini kedepannya ada di tangan mereka. Apakah bangsa ini akan semakin maju atau malah sebaliknya, semua itu ditentukan oleh para pemuda generasi bangsa. Untuk itu moral generasi mudah harus dibentuk sedini mungkin untuk menciptakan karakter yang sesuai dengan pancasila.

Pancasila mengajarkan moral bagi generasi muda agar dapat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam tiap nilai panasila. Negara  telah megupayakan dengan berbagai cara untuk membentuk moral generasi muda, salah satunya dengan memberikan pendidikan tentang pancasila dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

UMKM

Sebagai orang Indonesia tentu pemandangan dan aktivitas kita sehari-hari tak lepas dari berbagai layanan dan barang hasil kreasi pelaku UMKM. Dimulai dengan aktivitas pagi hari ketika sarapan kita mencari bubur atau kue-kue makanan ringan yang dijual UMKM, membeli kebutuhan pokok di warung dekat rumah, sampai menitipkan anak di playgroupterdekat yang juga adalah UMKM. Adapun di era digital saat ini, bahkan ada pula yang tidak memiliki toko serta hanya memasarkan produknya secara online, dan belum memiliki perizinan usaha. Pelaku usaha dengan karakteristik tersebut dapat ditemukan disekitar kita baik itu saudara, tetangga, teman atau kita sendiri. Dari namanya UMKM memang memiliki kepanjangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun jangan salah si kecil ini memiliki kontribusi yang sangat besar dan krusial bagi perekonomian kita secara makro.

Kementerian Koperasi dan UKM RI melaporkan bahwa secara jumlah unit, UMKM memiliki pangsa sekitar 99,99% (57,9 juta unit) dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia (2013), sementara usaha besar hanya sebanyak 0,01% atau sekitar 5000 unit. UMKM ini menyerap sekitar 104,6 juta tenaga kerja (88,9%), Usaha Kecil 5,57 juta (4,73%), dan Usaha Menengah 3,95 juta (3,36%); sementara Usaha Besar menyerap sekitar 3,54 juta jiwa. Artinya secara gabungan UMKM menyerap sekitar 97% tenaga kerja nasional, sementara Usaha Besar hanya menyerap sekitar 3�ri total tenaga kerja nasional!

Kriteria UMKM

Di Indonesia Undang-Undang yang mengatur tentang UMKM adalah UU No. 20/2008, dalam UU tersebut UMKM dijelaskan sebagai: “perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu.” Berikut kriteria kekayaan dan pendapatan di dalam UU tersebut.

Kriteria UMKM dan Usaha Besar Berdasarkan Aset dan Omzet

Sumber: UU No.20/2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Usaha kita dapat dikategorikan ke dalam Usaha Mikro apabila memiliki aset maksimal Rp 50 juta dan omzet maksimal Rp 300 juta per tahun atau sekitar Rp1.000.000 per hari (asumsi beroperasional aktif selama 300 hari/tahun); sementara batas atas omzet untuk Usaha Kecil adalah sekitar Rp8,3 juta per hari; dan batas atas omzet Usaha Menengah adalah sekitar Rp167juta per hari. Kini kita dapat menentukan sendiri apakah usaha yang kita jalankan termasuk dalam usaha skala mikro, kecil, atau menengah dengan merujuk pada kriteria UMKM di atas.

Masa SMK

Saya masuk SMK pada tahun 2013, saya sekolah di SMK Trisakti Tulangan Sidoarjo mengambil di jurusan Teknik Pemesinan. Kenangan yang paling berharga di SMK adalah ketika semua kelas 12 melakukan mogok sekolah/tidak masuk sekolah dikarenakan pulang yang terlalu sore, pasti ada alasannya kami melakukan aksi seperti itu selain pembelajaran yang tidak efektiv dikarenakan alasan siswa kelaparan dan mengantuk, guru pun sering telat masuk kelas hanya beberapa guru saja yang on time itulah yang membuat kami mengantuk karena menunggu terlalu lama. Mengapa masa itu sangat mengesankan bagi saya karena aksi yang dilakukan kelas 12 tersebut sangat solidaritas.

Target Tahun 2020

Halo gaes, pada kesempatan hari ini saya berkesempatan menceritakan target di tahun 2020 mari kita simak ceritanya. Setiap manusia pasti mempunyai rencana dan target yang harus dicapai entah itu dengan cara belajar lebih giat lagi bahkan dengan kerja keras, sebenarnya target dan pencapaian itu bisa kita raih dengan cara yang sederhana seperti datang tepat waktu, disiplin, rajin, dan kerja keras tanpa semua itu target dan pencapaian kita tidak akan terwujud.

Waktu saya diberikan tugas ini saya senang sekali karena saya akan menceritakan target saya di tahun 2020. Di tahun 2020 nanti saya masih dihadapkan dengan perkuliahan dan menginjak semester 5 dan semester 6 saya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk menghadapi perkuliahan tersebut. Selain itu saya mempunyai target untuk mengembangkan usaha kertas orang tua saya dirumah walaupun masih belum banyak berpengalaman di dunia industri tetapi dengan kuliah mengambil jurusan bisnis saya yakin pasti saya mampu mengembangkan usaha tersebut. Karena setiap “usaha tidak akan menghianati hasil”.

Sahabat

Sahabat itu seperti bintang, tidak selalu melihatnya, tetapi tahu dia selalu ada di sana. Sahabat sejati sesungguhnya bisa merasakan rasa sakit ketika kita merasakan sakit dan juga sangat bahagia ketika kita bahagia, begitupun sebaliknya. Sahabat yang sejati tentunya tidak akan memiliki niat untuk menghianati, meninggalkan ataupun menjerumuskan kita ke jalan yang salah. Sahabat sejati sesungguhnya akan selalu menyertai kita di saat kita berada di bawah maupun ketika di atas. Seorang sahabat sejati akan membantu kita dalam kebaikan dan pasti akan menasehati kita dalam keburukan.

Ibarat kata, sahabat akan memata-matai orang yang kita sukai sedangkan teman bisa merebut orang yang kita suka. Jadi, sahabat sejati akan selalu condong dengan sesuatu yang memiliki kebaikan untuk kamu. Arti sahabat yang paling dalam adalah tidak memiliki rasa iri, dengki maupun niat lain yang bisa mencelakakan kita. Bahkan seorang sahabat yang benar-benar baik tidak akan pernah memiliki niat memberi atau menerima dengan asas pemanfaatan. Biasanya sahabat sejati dimulai dengan pertemanan saat kita masih kecil. Semakin dewasa hubungan itu akan semakin erat seiring dengan permasalahan yang menghampiri individu satu sama lain.

Sebuah permasalahan bisa menyatukan bahkan mempererat hubungan persahabatan. Tentunya permasalahan tersebut bisa dipecahkan oleh kedua belah pihak, maka keterkaitan dan keyakinan hati akan bertambah. Cobalah untuk mencoba memecahkan masalah bersama sahabat, entah itu masalah dalam sekolah, keluarga atau masalah pribadi.

Seorang sahabat sejati akan memberikan solusi sesuai dengan permasalahan yang kamu hadapi. Jikapun ia tidak bisa memberikan solusi, setidaknya ia mampu mendengarkan masalahmu. Mulai sekarang, silahkan mencari sahabat sejati. Entah teman sekolah, atau teman bermain satu desa. Tapi jika kamu yang mencari sahabat  maka kamu harus bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain terlebih dahulu. Kata-kata buat sahabat “Banyak orang yang masuk dan keluar di hidup kita, tetapi hanya seorang sahabat yang akan meninggalkan jejak di hati kita”

Sahabat

Sahabat bagaikan flora dan fauna dua kehidupan yang tak pernah terpisahkan, walaupun  sering bertengkar dan sering berdebat tetapi itu semua adalah bukti kasih sayang seorang sahabat. Sahabat juga seperti kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu maksutnya yang dulunya bukan apa-apa menjadi orang yang terpandang karena dorongan motivasi seorang sahabat.

Sahabat adalah orang yang selalu menyertai kita di dalam kehidupan. Ikatan sebuah persahabatan bahkan bisa lebih erat dibandingkan dengan pasangan hidup dilihat dari sudut pandang yang berbeda tentunya. Jadi saya mau menyampaikan  kata-kata buat sahabat yang selalu menemani di saat sedih, galau, gundah, dan merana “Orang lain boleh dating dan pergi sesuka hati, tetapi sahabat sejati selalu tetap di hati”